Ini Alasan Arab Saudi, Tentang Larang Warganya Datang Ke RI

Larangan terbaru yang diungkapkan oleh Raja Salman sebagai pemimpin di Arab Saudi, resmi diumumkan oleh Direktorat Jenderal Paspor (Jawazat) di akhir pekan kemarin, yakni di sampaikan kepada warga Arab Saudi untuk tak datang ke 16 negara yang tidak boleh dikunjungi.

Bukan karena faktor terorisme atau hal lainnya, namun karena alasan kasus Covid-19. 16 negara yang masuk dalam larangan itu termasuk Indonesia. Bukan hanya Indonesia yang berlaku, namun juga ke 15 negara lainnya.

Dilansir dari Saudi Gazette negara tersebut ialah Lebanon, Turki, Suriah, Afganistan, Iran, India, Somalia, Yaman, Republik Demokrat Kongo, Ethiopia, Vietnam, Indonesia, Libya, Belarusia, Venezuela, Armenia.

Pemerintah Arab Saudi, Raja Salman memberikan persyaratan wajib dipenuhi bagi yang ingin masuk ke tanah Arab. Mengenai batasan usia jemaah haji yang maksimal usia 65 tahun.

Serta, para jaemaah haji wajib dapatkan vaksin Covid-19 yang diakui Kementrian Kesehatan Arab Saudi minimal dosis kedua dan wajib menyertakan hasil tes PCR negatif yang minimal diambil 72 jam sebelum keberangkatan.

Teuku Faizasyah sebagai Juru Bicara Kementerian Luar Negeri RI, menyatakan kepada pemerintah Arab Saudi bahwa Indonesia telah berhasil turunkan angka penularan Covid-19 dan angka penularannya pun juga cenderung menurun. Ia telah menyampaikan kepada pemerintah Arab agar meninjau kembali keputusan yang telah dibuat. Karena Indonesia sendiri, kondisinya jauh lebih baik dibandingkan dengan negara Barat.

Bahkan aturan terbaru yakni pemerintah RI telah longgarkan aturan pembatasan Covid-19, dengan pencabutan pemakaian masker luar ruangan, menghapus wajib tes PCR bagi pendatang dan hilangkan aturan jaga jarak di commuter line.

Tinggalkan komentar