Waspada Gejala Dan Lakukan Pencegahan Wabah Cacar Monyet

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) tengah sibuk dengan wabah baru yang melanda beberapa negara. Bukan lagi Covid-19, melainkan monkeypox atau biasa dikenal dengan cacar monyet, yang baru-baru ini melanda.

Tercatat hingga 21 Mei 2022 ada 92 kasus yang terkonfirmasi, dan 28 kasus suspek masih dalam penyelidikan.

Cacar monyet ialah infeksi virus yang pertama kali terdeteks di penangkaran monyet tahun 1968 dan kasus pertama tercatat tahun 1970.

Penyakit ini sempat menghilang selama empat dekade dan muncul lagi di tahun 2017. Baru-baru ini penyekit endemik tersebut muncul di beberapa negara termasuk Spanyol, Portugal, Inggris, dan Amerika Serikat (AS).

Gejala yang dialami oleh penderita wabah cacar monyet antara lain demam, nyeri otot, sakit kepala, bengkak, dan nyeri pada pagian punggung. Serta biasanya penderita mengalami ruam 1-3 hari setelah demam. Ruam dimulai pada wajah dan menyebar kebagian tubuh lain seperti, telapak tangan dan kaki.

Centers for Disease Control and Prevention (CDC) memberikan arahan dan tindakan yang dapat dilakukan sebagai bentuk pencegahan dari infeksi virus cacar monyet. Pencegahan dapat dilakukan dengan vaksinasi. Selain itu, hindari kontak langsung dengan hewan yang dapat menjadi pembawa virus, hewan sakit atau mati wilayah cacar monyet ditemukan. Pisahkan penderita yang telah terinfeksi dengan orang resiko tinggi. Serta, jaga kebersihan dan gunakan APD saat merawat pasien.

Tinggalkan komentar